Elizabeth Bathory,merupakan seorang pembunuh berantai terbesar dalam
sejarah, tercatat kurang lebih 650 nyawa manusia melayang sia-sia
ditangannya.Ini adalah pencapaian rekor kasus pembunuhan berantai yg
dilakukan oleh seorang individu dengan memakan korban tertinggi
sepanjang sejarah umat manusia.
Elizabeth Bathory lahir di Hungaria thn 1560, kurang lebih 100 tahun
setelah Vlad "The Impaler" Dracula meninggal
Kakek buyut Elizabeth Bathory adalah Prince Stephen Bathory yang
merupakan salah satu Ksatria yang memimpin pasukan Vlad Darcul
ketika dia merebut kembali kekuasaan di Walachia seabad sebelumnya.
Orangtua Elizabeth , Georges dan Anna adalah bangsawan kaya raya dan
merupakan salah satu keluarga ningrat paling kaya di Hungaria saat itu.
Keluarga besarnya juga terdiri dari orang2 terpandang. Salah satu
sepupunya adalah perdana menteri di Hungaria, seorang lagi adalah
Kardinal. Bahkan pamannya ,Stepehen kemudian menjadi Raja Polandia.
Namun keluarga Bathory memiliki "sisi" lainnya yg lebih "gelap"
selain segala kekayaan dan popularitasnya.
Disebutkan bahwa salah satu pamannya yang lain adalah seorang
Satanis dan penganut Paganisme sementara seorang sepupunya yg lain
memiliki kelainan jiwa dan gemar melakukan kejahatan sexual.
Thn 1575, di usia 15 tahun Elizabeth menikah dengan Count Ferencz
Nadasdy yang 10 thn lebih tua darinya.
Karena suaminya berasal dari ningrat yg lebih rendah, maka Count
Ferencz Nadasdy menggunakan nama Bathory dibelakangnya. Dengan
demikian Elizabeth bisa tetap menggunakan nama keluarganya yaitu
Bahory dan tidak menjadi Nadasdy.
Kedua pasangan tsb kemudian tinggal di Kastil Csejthe, yg merupakan
sebuah kastil di atas pegunungan dengan desa Csejhte dilembah
dibawahnya.
Suaminya jarang mendampingi Elizabeth karena Count Ferencz lebih
sering berada di medan pertempuran melawan Turki Usmani ( Ottoman ).
Ferencz kemudian menjadi terkenal karena keberaniannya di medan
pertempuran, bahkan dianggap sebagai pahlawan di Hungaria dengan
julukan "Black Hero of Hungary".
Elizabeth yg masih muda tentu senantiasa merasa kesepian karena
selalu ditinggal sang suami.
Disebutkan dia memiliki kebiasaan mengagumi kecantikannya dan
kemudian memiliki banyak kekasih gelap yg melayaninya selama sang
suami tidak berada di tempat.
Elizabeth bahkan pernah melarikan diri bersama kekasih gelapnya
namun kemudian kembali lagi dan suaminya memaafkannya.
Tapi hal tsb tidak mengurangi ketagihan Elizabeth akan kepuasan seksual.
Disebutkan juga Elizabeth menjadi seorang biseksual dengan melakukan
hubungan lesbian dengan bibinya ,Countess Klara Bathory
Elizabeth kemudian mulai terpengaruh dengan satanisme yg diajarkan
oleh salah seorang pelayan terdekatnya yg bernama Dorothea Szentes
yg biasa disebut Dorka.
Karena pengaruh Dorka, Bathory mulai menyenangi kepuasan seksual
lewat penyiksaan yg dilakukannya terhadap pelayan2 lainnya yg masih
muda.
Selain Dorka, Elizabeth dibantu beberapa pelayan terdekatnya yaitu :
suster Iloona Joo, pelayan pria Johaness Ujvari dan seorang pelayan
wanita bernama Anna Darvula, yg merangkap sebagai kekasih Elizabeth.
Bersama para kru S&M-nya, Elizabeth merubah kastil Csejthe menjadi
pusat teror dan penyiksaan seksual. Para gadis2 muda yg jadi
pelayannya disiksa dengan berbagai bentuk penyiksaan seperti diikat,
ditelanjangi lalu dicambuk dan juga menggunakan berbagai alat untuk
menyakiti bagian2 tubuh tertentu.
Tahun 1600, suaminya Ferencz meninggal dan era teror sesungguhnya
dimulai.
Memasuki usia 40 tahunan Elizabeth menyadari bahwa kecantikannya
mulai memudar. Kulitnya mulai menunjukan tanda2 penuaan dan keriput
yg sebenarnya lumrah di usia tsb.
Tapi Elizabeth adalah pemuja kesempurnaan dan kecantikan dan dia
akan melakukan apa saja demi mempertahankan kecantikannya.
Suatu saat dengan tidak sengaja seorang pelayaan wanita yg sedang
menyisir rambutnya secara tidak sengaja menarik rambut Elizabeth
terlalu keras. Elizabeth yg marah kemudian menampar gadis malang tsb.
Darah memancar dari hidung gadis tsb dan mengenai telapak tangan
Elizabeth.
Saat itu Elizabeth disebutkan "menduga dan percaya" bahwa darah
gadis muda tsb memancarkan cahaya kemudaan mereka.
Serta merta dia memerintahkan 2 pelayannya , Johannes Ujvari dan
Dorka menelanjangi gadis tsb, menarik tangganya keatas bak mandi dan
memotong urat nadinya.
Ketika si gadis meninggal kehabisan darah, Elizabeth segera mesuk
kedalam bak mandi dan berendam dalam kubangan darah.
Dia menemukan apa yg diyakininya sebagai "Rahasia Awet Muda".
Ketika semua pelayan mudanya sudah mati, Elizabeth mulai merekrut
gadis muda di desa sekitarnya untuk menjadi pelayan di Kastilnya.
Nasib mereka semuanya sama , diikat diatas bak mandi kemudian urat
nadi mereka dipotong hingga darah mereka menetes habis kedalam bak
mandi tsb.
Elizabeth seringkali berendam didalam kolam darah sambil menyaksikan
gadis yg jadi korbannya sekarat meneteskan darah hingga tewas.
Sesekali Elizabeth bahkan meminum darah para gadis tsb untuk
mendapatkan "INNER BEAUTY".
Lama kelamaan Elizabeth merasa bahwa darah para gadis desa tsb masih
kurang baginya. Demi mendapat darah yg lebih "berkualitas",
Elizabeth kemudian mengincar darah para gadis bangsawan rendahan.
Dia kemudian melakukan banyak penculikan thd gadis2 bangsawan utk
dijadikan korbannya.
Namun hal tsb justru menjadi bumerang baginya karena hilangnya
gadis2 bangsawan dengan cepat mendapatkan perhatian di kalangan
bangsawan, orang2 berpengaruh hingga Raja sendiri.
Tanggal 30 Desember 1610, sepasukan tentara dibawah pimpinan sepupu
Elizabeth sendiri, menyerbu Kastil Csejthe di malam hari.
Mereka semua terkejut melihat pemandangan yg mereka temukan di dalam
kastil tsb.
Mayat seorang gadis yg pucat kehabisan darah tergeletak diatas meja
makan, seorang gadis lagi yg masih hidup namun sekarat ditemuka
terikat di tiang dengan kedua urat nadinya disayat hingga meneteskan
darah.
Dibagian penjara ditemukan belasan gadis yg sedang ditahan menunggu
giliran dibunuh.
Kemudian di ruang basement ditemukan lebih dari 50 mayat yg sebagian
besar sudah mulai membusuk.
Selama pengadilan atas Elizabeth Bathory di tahun 1611 sekurangnya
650 daftar nama korban2nya didapat berdasarkan laporan dari berbagai
pihak. Mulai dari keluarga2 petani hingga keluarga2 bangsawan.
Elizabeth sendiri tidak pernah didatangkan di pengadilan untuk
diadili secara langsung. Hanya ke 4 pelayannya yg diadili dan
kemudian dihukum mati.
Namun Elizabeth mendapatkan hukumannya juga. Raja Hungaria
memerintahkan Elizabeth dikurung dalam kamarnya di Kastil Csejthe
selama sisa hidupnya.
Para pekerja kemudian dikerahkan untuk menutup semua pintu dan
jendela ruang kamar Elizabeth dengan tembok dengan hanya menyisakan
lubang kecil yg digunakan untuk memasukan makanan dan minuman sehari2.
Tahun 1614, atau 4 tahun setelah Elizabeth di-isolasi dengan tembok
di kamaranya sendiri, seorang penjaga melihat makanan yg disajikan
untuk Elizabeth tidak disentuh selama seharian.
Penjaga itu kemudian mengintip kedalam dan melihat sang Countess
tertelungkup dengan wajah di lantai.
Elizabeth Bathory " The Blood Countess " meninggal di usia 54
tahun.Bahkan Vlad Dracul tidak pernah berkubang dalam darah atau
meminum darah.
Oleh sebab itu julukan "Vampir" sebenarnya lebih cocok ditujukan
kepada Elizabeth Bathory.
source:ada-1.blogspot.com
Showing posts with label Mistery. Show all posts
Showing posts with label Mistery. Show all posts
Friday, November 21, 2008
Wednesday, March 19, 2008
Segitiga Bermuda
Tak semua pertanyaan ada jawabannya. Demikian pula dengan sejumlah peristiwa dan fenomena alam di bumi ini. Tak semua (belum) bisa dijelaskan. Mulai edisi ini, Angkasa mencoba mengangkatnya. Menarik untuk diikuti.
Bagi Anda yang gemar kisah misteri, pasti mengenal Segitiga Bermuda. Wilayah laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.
Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya, Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini. Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik.
Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.
Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui 'suasana' yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi 'pertunjukkan'. Lain dengan pelintas-pelintas yang lain.
Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atalanta, pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib di sana. Selain Atalanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya.
Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS.
Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja. Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin PBM-3 Mariner dikirim mencarinya, pesawat amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun ikut-ikutan lenyap. Hilang bak ditelan udara. Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan. Ajaib.
Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti berhasil menemukan onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Fort Launderdale, Florida. Betapa terkejutnya orang-orang yang menyaksikan. Karena, ketika dicocok kan, onggokan metal itu ternyata bagian dari kelima TBF Avenger.
Hilangnya C-119
Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
"Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya," begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. "Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah," tambahnya.
Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.
"Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak," demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.
Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan, mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.
Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib tersebut.
Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang dirahasiakan.
Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja, mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi 'kan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.
Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu. Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.
"Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO 'kan tak berarti saya menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?" sergah Divitt.
Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya. (adr)
Bagi Anda yang gemar kisah misteri, pasti mengenal Segitiga Bermuda. Wilayah laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.
Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya, Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini. Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik.
Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.
Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui 'suasana' yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi 'pertunjukkan'. Lain dengan pelintas-pelintas yang lain.
Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atalanta, pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib di sana. Selain Atalanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya.
Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS.
Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja. Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin PBM-3 Mariner dikirim mencarinya, pesawat amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun ikut-ikutan lenyap. Hilang bak ditelan udara. Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan. Ajaib.
Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti berhasil menemukan onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Fort Launderdale, Florida. Betapa terkejutnya orang-orang yang menyaksikan. Karena, ketika dicocok kan, onggokan metal itu ternyata bagian dari kelima TBF Avenger.
Hilangnya C-119
Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
"Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya," begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. "Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah," tambahnya.
Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.
"Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak," demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.
Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan, mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.
Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib tersebut.
Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang dirahasiakan.
Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja, mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi 'kan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.
Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu. Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.
"Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO 'kan tak berarti saya menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?" sergah Divitt.
Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya. (adr)
Saturday, March 15, 2008
U.F.O (Unidentified Flying Object)
Penampakan benda asing bercahaya yang diduga UFO di angkasa Wolf Creek
thn 1996
UFO adalah singkatan dari Unidentified Flying Object, yang artinya
benda terbang tak dikenal atau Benda Terbang Aneh (BETA). Istilah BETA
dipergunakan oleh Marsekal Muda TNI (purn) J. Salatun, seorang
penyelidik UFO senior Indonesia. UFO tidak harus merupakan sebuah
pesawat luar angkasa, namun termasuk segala sesuatu yang terlihat di
angkasa dan tak dapat dijelaskan. Dari keseluruhan laporan penampakan,
umumnya hanya 10% saja yang tidak dapat dijelaskan atau dikenali melalui
penyelidikan yang sangat serius. Sementara sisanya 90% dapat dijelaskan
sebagai suatu fenomena alam atau hanya benda buatan manusia. Ilmu yang
menyelidiki fenomena tentang UFO dinamakan Ufologi, sementara orang yang
melakukan penyelidikan mengenai UFO disebut Ufolog. Makhluk yang membawa
UFO disebut sebagai Ufonaut, dan umumnya lebih sering disebut dengan
istilah: E.T. atau ALF (Alien Life Form). E.T. adalah singkatan dari
Extra Terrestrial, yang artinya berasal dari luar bumi. Karena ada teori
yang mengatakan bahwa makhluk UFO bisa saja berasal dari bumi (dari
dalam bumi atau dasar laut), maka penggunaan istilah alien lebih sering
digunakan daripada E.T. Penggunaan istilah "Piring Terbang" pertama kali
digunakan oleh pilot Kenneth Arnold yang melihat sembilan obyek terbang
aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade,
Washington. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak itu,
masalah UFO banyak dibicarakan orang.
Banyak teori beredar mengenai asal-usul UFO, salahsatunya yang paling
populer berpendapat bahwa mereka ini sebenarnya adalah pesawat luar
angkasa dari planet lain yang mengunjungi bumi. Namun demikian, teori
ini sendiri belum didukung dengan bukti yang kuat sehingga kedudukannya
masih lemah. Salah satu sebabnya karena ilmu yang menyelidiki mengenai
UFO, Ufologi, masih cenderung dianggap sebagai pseudo science akibat
sulitnya mendapatkan bukti-bukti atau data-data ilmiah yang bisa
dikembangkan menjadi teori ilmiah.Para Ufolog biasanya mempelajari UFO
sendiri dari berbagai saksi mata yang mengaku telah melihat benda asing
tsb.
Perbincangan Masalah UFO di Forum PBB
Hari Senin tanggal 27 November 1978 merupakan saat bersejarah bagi
masalah UFO: pada hari itu masalah UFO dibicarakan di dalam Komite
Politik Khusus dari Majelis Umum PBB dalam sidangnya yang ke-33, dengan
mata acara no. 126 yang berbunyi: Pembentukan suatu badan atau bagian
dari PBB untuk melakukan, mengkordinasikan dan menyebarluaskan hasil
penelitian UFO dan gejala-gejala yang bertalian. Dengan demikian masalah
UFO yang kontroversal itu, yang sebelumnya telah 31 tahun lamanya
menjadi pemberitaan dunia, akhirnya menjadi pembicaraan resmi di forum
PBB.
Adalah sangat berguna bagi kita untuk mempelajari penyajian masalah UFO
di forum PBB itu, oleh karena selain bersifat unik baik di dalam sejarah
badan dunia tadi maupun di dalam sejarah UFO, bahan-bahan yang
dikemukakan bersifat autentik sehingga dapat mengantarkan para pembaca
ke dalam masalah UFO serta intisari persoalannya.
Masalah UFO untuk pertama kali diajukan ke forum PBB pada tahun 1975
oleh Sir Eric Matthew.Gairy, Perdana Menteri Grenada, suatu negara kecil
yang terdiri dari sebuah pulau di Hindia Barat dengan penduduk 100.000
jiwa. Di dalam perdebatan umum di Majelis Umum PBB tahun berikutnya, ia
mengimbau negara-negara besar untuk menyediakan informasi dan data lain
tentang UFO bagi negara-negara dan rakyat lain di bumi ini.
Di dalam kata pembukaannya bagi penyajian masalah UFO, Perdana Menteri
Sir Eric M. Gairy menerangkan mengapa Grenada begitu memikirkan masalah
UFO dan bukan hal-hal lain yang langsung menyangkut perkembangan dunia.
Dijelaskannya bahwa seluruh dunia sudah terlalu memikirkan
masalah-masalah internasional yang ditilik dari sudut kepentingan
tiap-tiap negara hal tersebut mudah dimengerti sehingga mereka
seakan-akan lupa atau sangat sedikit memikirkan masalah-masalah
internasional yang menyangkut dunia sebagai suatu keseluruhan. Motifnya
untuk mengemukakan masalah UFO di forum PBB ialah “kepercayaan kepada
adanya Yang Mahakuasa, dan pengakuan bahwa gejala UFO merupakan salah
satu cara-Nya untuk berhubungan dengan umat manusia. Saya tahu bahwa
merupakan tugas umat manusia untuk mempelajari dan mengerti lebih baik
para utusan itu.”
Beberapa Kisah Mengenai Penampakan UFO:
Ternyata Penampakan UFO tidak hanya terlihat di era zaman Modern
saja,banyak catatan-catatan kuno mengenai kehadiran UFO di masa
lampau,diantaranya:
*Sebuah catatan kenegaraan pada Zaman pemerintahan Pharaoh Thutmose III,
sekitar 1450 S.M,menceritakan dimana pada suatu malam di angkasa
kerajaan Mesir kuno muncul suatu obyek yang menyerupai bulan,namun benda
asing tersebut mempunyai sorot cahaya lebih terang daripada
bulan.Dikisahkan,Masyarakat Kerajaan Mesir kuno yang sempat menyaksikan
kejadian tersebut mengira penampakan cahaya misterius yang menyinari
dataran tempat tinggal mereka adalah jelmaan dari Dewa Ra (Dewa Matahari
bangsa Mesir Kuno) yang muncul di malam hari.
*Sebuah catatan kecil dari Julius Obsequens (99 S.M),seorang ajudan
kerajaan Romawi pada masa pemerintahan Julius Cesar,mengisahkan
kemunculan benda aneh di langit Kerajaan Romawi yang berputar sangat
cepat dan bergerak secara vertikal berulang-ulang kali lalu menghilang.
Beberapa minggu kemudian,suatu laporan dari seorang penduduk Roma juga
mengisahkan di Tarquinia (merupakan daerah dari bagian Kekasisaran
Romawi) menjelang matahari terbenam,sekelompok benda bulat, seperti bola
bumi, perisai bulat atau bundar, bergerak dengan cepat di langit dari
barat ke timur."
*Ukiran Kayu Mahakarya seorang pemahat Jerman,Hans Glaser(1561) juga
menggambarkan kemunculan sekelompok benda aneh yang memenuhi cakrawala
diangkasa Kota Nurenberg yang disaksikan oleh puluhan pasang mata di
kota tsb.Ia berpendapat benda-benda ini bukanlah merupakan gugusan
bintang,karena benda asing tsb bergerak dan melakukan berbagai macam
bentuk formasi yang selalu berubah-ubah setiap menitnya.
Sebelum banyak yang tahu menahu tentang istilah UFO maupun "piring
terbang",ada juga sejumlah laporan mengenai kejadian aneh yang ada
sangkut pautnya dengan benda terbang yang tak teridentifikasi tsb
*25 Januari, 1878, Denison Daily News menulis bahwa seorang petani
lokal, John Martin, melaporkan kepada kepolisian bahwa dia telah melihat
benda terbang bundar yang gelap dan besar, menyerupai balon terbang
dengan kecepatan sangat hebat.
*28 Februari, 1904,pengamatan oleh tiga orang anggota kru di USS Supply,
melaporkan 300 mil sebelah barat San Francisco,muncul berbagai macam
formasi terbang aneh yang mengeluarkan cahaya merah terang benderang
diangkasa selama beberapa menit.Kemudian benda-benda tsb dalam sekejap
menghilang secara misterius dan muncul kembali di area yang berbeda dari
tempat kemunculanya yang pertama,namun ketiga saksi mata tsb masih dapat
menyaksikannya karena jarak kemuncullan mereka yang ke dua tidak begitu
jauh dari tempat kemunculan yang pertama.
*Seorang Astronom Inggris, E. W. Melantur 's pada 17
Nov,1882,mengisahkan telah melihat 2 benda asing terbang rendah di
sekitar pelataran rumahnya sesaat ketika ia akan melihat ke angaksa
dengan teropongnya.
*Pada 25 Februari,1942, U.S.Army mendapati 10 obyek misterius yang tak
dikenali baik secara audio maupun visual dan tak terdeteksi oleh radar,
melintas membentuk formasi lingkaran di angkasa Los Angles,California
Karena mereka menganggap bahwa 10 obyek misterius tersebut merupakan
pesawat mata-mata musuh yang tak terdeteksi oleh radar,maka sekitar 20
tembakan rudal ditembakkan kearah obyek-obyek misterius tsb selama 20
menit sebelum meraka menghilang,namun tak satupun rudal
mengenainya.Mereka menuturkan,kesepuluh obyek misterius tadi bergerak
sangat gesit secara vertikal dan horisontal,bahkan mereka seakan-akan
mampu berdiam diri diudara seakan-akan bersiap-siap menunggu luncuran
rudal berikutnya.
Asal pesawat udara tidak pernah dikenali.
Insiden tersebut sekarang dikenal sebagai Pertempuran misterius Los
Angeles, atau serangan udara Pantai Barat.
Pada Zaman-Zaman Modern seperti sekarang,laporan mengenai penampakan UFO
mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar.Berbagai peristiwa
kemunculannya banyak yang telah didokumentasikan.Berbagai bukti berupa
picture maupun rekaman video telah banyak beredar.Namun,banyak pihak
yang menyangsikan beberapa picture dan video-video dokumentasi tsb hanya
merupakan rekayasa kecanggihan teknologi semata.Mengingat banyak-nya
narasumber yang pernah membocorkan tentang pembuatan video maupun
foto-foto penampakan UFO yang mereka buat sendiri.
Beberapa pict yang disinyalir merupakan penampakan UFO
Beberapa Klasifikasi Mengenai Penampakan UFO
Bebrapa Klasifikasi mengenai ciri-ciri bentuk kemunculan UFO pertama
kali diuraikan
oleh Dr J. Allen Hynek dalam bukunya "UFO Experience" (Aberlard-Schuman
1972).
Berikut beberapa Kalsifikasi ciri-ciri penampakannya:
A.NL (nocturnal light)
Penampakan visual berupa obyek lampu terbang yang tidak dikenali pada
waktu malam hari
Kelompok ini mendapat presentase 35-40 % dari semua laporan pemapakan
UFO.
B.ND (nocturnal disc)
Penampakan visual benda terbang yang tak dikenali dalam bentuk sederhana
yang memenuhi langit dimalam hari,biasanya muncul dalam bentuk titik
cahaya dalam jumlah yang banyak di angkasa.
C.DD (daylight disc)
Bentuk visual UFO dapat dilihat dengan jelas bentuk-nya pada waktu siang
hari.
D.Radar Cases
Obyek UFO yang terdeteksi oleh radar,namun belakangan ini,fenomena
penampakan UFO yang terlebih dahulu terdeteksi oleh radar sangat jarang
didapat.
E.Radar Visual Cases
Obyek UFO dapat dikenali oleh radar,baik titik letaknya maupun rekaman
bentuk visualnya,namun laporan seperti sangat jarang terjadi.Menurut
sumber yang ada,tercatat hanya 2 Benda asing yang berhasil
teridentifikasi dengan radar jenis ini
F.Close Encounters of the first kind (CE1, CEI)
UFO terlihat sangat jelas bentuk visualnya karena terbang dalam keadaan
rendah
G.Close Encounters of the second kind (CE2, CEII)
Merupakan suatu jejak yang tertinggal dari penampakan UFO,misalnya suatu
tempat yang disinyalir merupakan pendaratan seuatu UFO karena dilihat
dari bentuk struktur tanah yang membentuk suatu citra yang aneh atau
suatu tempat dimana ditemukan seriphan-serpihan seperti sisa sebuah
benda asing yang hancur.
H.Close Encounters of the third kind (CE3, CEIII)
Berupa laporan dari sesorang yang menceritakan dirinya pernah diculik
oleh segerombolan makluk asing dan membawanya kesebuah dimensi lain di
alam semesta.Laporan model seperti ini telah banyak terjadi,yang
kemudian muncul dengan berita yang mengundang banyak tanya bagi
orang-orang yang membaca kisahnya.Di Indonesia pun kejadian penculikan
yang dilakukan oleh Makluk Asing pernah terjadi
sebelumnya.
Beberapa Gejala Yang Sering Dihubungkan Oleh Penampakan UFO
A.Earthlights
Kadang-kadang juga dikenal sebagai Teori Ketegangan Tektonik.
Menyimpulkan bahwa cahaya kenampakan yang diduga berasal dari sorot
Benda Asing (UFO) disebabkan oleh efek peizo-listrik,yaitu sumber cahaya
akibat gesekan meteorid2 dengan lapisan atmosfer bumi yang menimbulkan
percikkan api.karena percikkan-percikkan tadi menghasilan debu yang
masih menyala dan berterbangan di angkasa,maka sering dikatakan sebagai
penambakan UFO.
B.MIB
Pernah difilm-kan sebelumnya sebagai agen penangkap dan peneliti makluk
luar angkasa.antara dekade 60'an sampai awal 80'an,agen2 seperti ini
sempat ada sebelumnya,dengan setelan jas hitam dengan topi yang berwarna
hitam pula, semakin memantapkan identitas keberadaan individu-individu
tsb sebagai sekelompok orang yang misterius.namun sekarang agen2
misterius tsb mungkin sudah tidak pernah dijumpai lagi.
C.Unusual Ground Markings (UGM)
Jejak-jejak diatas tanah pertanian atau tanah yang berumput,biasanya
membentuk citra berupa cekungan di daerah tsb.baisanya diserai dengan
efek-efek terbakar pada tanaman disekeliling citra cekungan tadi.
Namun sejauh ini,sejumlah Astronot dari Badan Antariksa Amerika Serikat
(NASA),menyatakan bahwa UFO memang benar-benar ada,dan kehidupan di alam
lain mungkin juga merupakan sesuatu yang nyata.Tentunya argumen tsb
merupakan hasil dari penyaksian mereka sendiri pada saat bertugas diluar
angkasa.Banyak Astronot NASA mengisahkan tentang
pengalaman-pengalamannya menjumpai benda-benda asing yang tak dikenal
dalam misi mereka di luar angkasa.Bahkan,ada kisah yang menyatakan
sekelompok benda misterius yang bersinar mengikuti pesawat mereka pada
saat melakukan misi antariksanya.
Oleh Dipta Fal's dari sumber 5gigs.com
thn 1996
UFO adalah singkatan dari Unidentified Flying Object, yang artinya
benda terbang tak dikenal atau Benda Terbang Aneh (BETA). Istilah BETA
dipergunakan oleh Marsekal Muda TNI (purn) J. Salatun, seorang
penyelidik UFO senior Indonesia. UFO tidak harus merupakan sebuah
pesawat luar angkasa, namun termasuk segala sesuatu yang terlihat di
angkasa dan tak dapat dijelaskan. Dari keseluruhan laporan penampakan,
umumnya hanya 10% saja yang tidak dapat dijelaskan atau dikenali melalui
penyelidikan yang sangat serius. Sementara sisanya 90% dapat dijelaskan
sebagai suatu fenomena alam atau hanya benda buatan manusia. Ilmu yang
menyelidiki fenomena tentang UFO dinamakan Ufologi, sementara orang yang
melakukan penyelidikan mengenai UFO disebut Ufolog. Makhluk yang membawa
UFO disebut sebagai Ufonaut, dan umumnya lebih sering disebut dengan
istilah: E.T. atau ALF (Alien Life Form). E.T. adalah singkatan dari
Extra Terrestrial, yang artinya berasal dari luar bumi. Karena ada teori
yang mengatakan bahwa makhluk UFO bisa saja berasal dari bumi (dari
dalam bumi atau dasar laut), maka penggunaan istilah alien lebih sering
digunakan daripada E.T. Penggunaan istilah "Piring Terbang" pertama kali
digunakan oleh pilot Kenneth Arnold yang melihat sembilan obyek terbang
aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade,
Washington. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak itu,
masalah UFO banyak dibicarakan orang.
Banyak teori beredar mengenai asal-usul UFO, salahsatunya yang paling
populer berpendapat bahwa mereka ini sebenarnya adalah pesawat luar
angkasa dari planet lain yang mengunjungi bumi. Namun demikian, teori
ini sendiri belum didukung dengan bukti yang kuat sehingga kedudukannya
masih lemah. Salah satu sebabnya karena ilmu yang menyelidiki mengenai
UFO, Ufologi, masih cenderung dianggap sebagai pseudo science akibat
sulitnya mendapatkan bukti-bukti atau data-data ilmiah yang bisa
dikembangkan menjadi teori ilmiah.Para Ufolog biasanya mempelajari UFO
sendiri dari berbagai saksi mata yang mengaku telah melihat benda asing
tsb.
Perbincangan Masalah UFO di Forum PBB
Hari Senin tanggal 27 November 1978 merupakan saat bersejarah bagi
masalah UFO: pada hari itu masalah UFO dibicarakan di dalam Komite
Politik Khusus dari Majelis Umum PBB dalam sidangnya yang ke-33, dengan
mata acara no. 126 yang berbunyi: Pembentukan suatu badan atau bagian
dari PBB untuk melakukan, mengkordinasikan dan menyebarluaskan hasil
penelitian UFO dan gejala-gejala yang bertalian. Dengan demikian masalah
UFO yang kontroversal itu, yang sebelumnya telah 31 tahun lamanya
menjadi pemberitaan dunia, akhirnya menjadi pembicaraan resmi di forum
PBB.
Adalah sangat berguna bagi kita untuk mempelajari penyajian masalah UFO
di forum PBB itu, oleh karena selain bersifat unik baik di dalam sejarah
badan dunia tadi maupun di dalam sejarah UFO, bahan-bahan yang
dikemukakan bersifat autentik sehingga dapat mengantarkan para pembaca
ke dalam masalah UFO serta intisari persoalannya.
Masalah UFO untuk pertama kali diajukan ke forum PBB pada tahun 1975
oleh Sir Eric Matthew.Gairy, Perdana Menteri Grenada, suatu negara kecil
yang terdiri dari sebuah pulau di Hindia Barat dengan penduduk 100.000
jiwa. Di dalam perdebatan umum di Majelis Umum PBB tahun berikutnya, ia
mengimbau negara-negara besar untuk menyediakan informasi dan data lain
tentang UFO bagi negara-negara dan rakyat lain di bumi ini.
Di dalam kata pembukaannya bagi penyajian masalah UFO, Perdana Menteri
Sir Eric M. Gairy menerangkan mengapa Grenada begitu memikirkan masalah
UFO dan bukan hal-hal lain yang langsung menyangkut perkembangan dunia.
Dijelaskannya bahwa seluruh dunia sudah terlalu memikirkan
masalah-masalah internasional yang ditilik dari sudut kepentingan
tiap-tiap negara hal tersebut mudah dimengerti sehingga mereka
seakan-akan lupa atau sangat sedikit memikirkan masalah-masalah
internasional yang menyangkut dunia sebagai suatu keseluruhan. Motifnya
untuk mengemukakan masalah UFO di forum PBB ialah “kepercayaan kepada
adanya Yang Mahakuasa, dan pengakuan bahwa gejala UFO merupakan salah
satu cara-Nya untuk berhubungan dengan umat manusia. Saya tahu bahwa
merupakan tugas umat manusia untuk mempelajari dan mengerti lebih baik
para utusan itu.”
Beberapa Kisah Mengenai Penampakan UFO:
Ternyata Penampakan UFO tidak hanya terlihat di era zaman Modern
saja,banyak catatan-catatan kuno mengenai kehadiran UFO di masa
lampau,diantaranya:
*Sebuah catatan kenegaraan pada Zaman pemerintahan Pharaoh Thutmose III,
sekitar 1450 S.M,menceritakan dimana pada suatu malam di angkasa
kerajaan Mesir kuno muncul suatu obyek yang menyerupai bulan,namun benda
asing tersebut mempunyai sorot cahaya lebih terang daripada
bulan.Dikisahkan,Masyarakat Kerajaan Mesir kuno yang sempat menyaksikan
kejadian tersebut mengira penampakan cahaya misterius yang menyinari
dataran tempat tinggal mereka adalah jelmaan dari Dewa Ra (Dewa Matahari
bangsa Mesir Kuno) yang muncul di malam hari.
*Sebuah catatan kecil dari Julius Obsequens (99 S.M),seorang ajudan
kerajaan Romawi pada masa pemerintahan Julius Cesar,mengisahkan
kemunculan benda aneh di langit Kerajaan Romawi yang berputar sangat
cepat dan bergerak secara vertikal berulang-ulang kali lalu menghilang.
Beberapa minggu kemudian,suatu laporan dari seorang penduduk Roma juga
mengisahkan di Tarquinia (merupakan daerah dari bagian Kekasisaran
Romawi) menjelang matahari terbenam,sekelompok benda bulat, seperti bola
bumi, perisai bulat atau bundar, bergerak dengan cepat di langit dari
barat ke timur."
*Ukiran Kayu Mahakarya seorang pemahat Jerman,Hans Glaser(1561) juga
menggambarkan kemunculan sekelompok benda aneh yang memenuhi cakrawala
diangkasa Kota Nurenberg yang disaksikan oleh puluhan pasang mata di
kota tsb.Ia berpendapat benda-benda ini bukanlah merupakan gugusan
bintang,karena benda asing tsb bergerak dan melakukan berbagai macam
bentuk formasi yang selalu berubah-ubah setiap menitnya.
Sebelum banyak yang tahu menahu tentang istilah UFO maupun "piring
terbang",ada juga sejumlah laporan mengenai kejadian aneh yang ada
sangkut pautnya dengan benda terbang yang tak teridentifikasi tsb
*25 Januari, 1878, Denison Daily News menulis bahwa seorang petani
lokal, John Martin, melaporkan kepada kepolisian bahwa dia telah melihat
benda terbang bundar yang gelap dan besar, menyerupai balon terbang
dengan kecepatan sangat hebat.
*28 Februari, 1904,pengamatan oleh tiga orang anggota kru di USS Supply,
melaporkan 300 mil sebelah barat San Francisco,muncul berbagai macam
formasi terbang aneh yang mengeluarkan cahaya merah terang benderang
diangkasa selama beberapa menit.Kemudian benda-benda tsb dalam sekejap
menghilang secara misterius dan muncul kembali di area yang berbeda dari
tempat kemunculanya yang pertama,namun ketiga saksi mata tsb masih dapat
menyaksikannya karena jarak kemuncullan mereka yang ke dua tidak begitu
jauh dari tempat kemunculan yang pertama.
*Seorang Astronom Inggris, E. W. Melantur 's pada 17
Nov,1882,mengisahkan telah melihat 2 benda asing terbang rendah di
sekitar pelataran rumahnya sesaat ketika ia akan melihat ke angaksa
dengan teropongnya.
*Pada 25 Februari,1942, U.S.Army mendapati 10 obyek misterius yang tak
dikenali baik secara audio maupun visual dan tak terdeteksi oleh radar,
melintas membentuk formasi lingkaran di angkasa Los Angles,California
Karena mereka menganggap bahwa 10 obyek misterius tersebut merupakan
pesawat mata-mata musuh yang tak terdeteksi oleh radar,maka sekitar 20
tembakan rudal ditembakkan kearah obyek-obyek misterius tsb selama 20
menit sebelum meraka menghilang,namun tak satupun rudal
mengenainya.Mereka menuturkan,kesepuluh obyek misterius tadi bergerak
sangat gesit secara vertikal dan horisontal,bahkan mereka seakan-akan
mampu berdiam diri diudara seakan-akan bersiap-siap menunggu luncuran
rudal berikutnya.
Asal pesawat udara tidak pernah dikenali.
Insiden tersebut sekarang dikenal sebagai Pertempuran misterius Los
Angeles, atau serangan udara Pantai Barat.
Pada Zaman-Zaman Modern seperti sekarang,laporan mengenai penampakan UFO
mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar.Berbagai peristiwa
kemunculannya banyak yang telah didokumentasikan.Berbagai bukti berupa
picture maupun rekaman video telah banyak beredar.Namun,banyak pihak
yang menyangsikan beberapa picture dan video-video dokumentasi tsb hanya
merupakan rekayasa kecanggihan teknologi semata.Mengingat banyak-nya
narasumber yang pernah membocorkan tentang pembuatan video maupun
foto-foto penampakan UFO yang mereka buat sendiri.
Beberapa pict yang disinyalir merupakan penampakan UFO
Beberapa Klasifikasi Mengenai Penampakan UFO
Bebrapa Klasifikasi mengenai ciri-ciri bentuk kemunculan UFO pertama
kali diuraikan
oleh Dr J. Allen Hynek dalam bukunya "UFO Experience" (Aberlard-Schuman
1972).
Berikut beberapa Kalsifikasi ciri-ciri penampakannya:
A.NL (nocturnal light)
Penampakan visual berupa obyek lampu terbang yang tidak dikenali pada
waktu malam hari
Kelompok ini mendapat presentase 35-40 % dari semua laporan pemapakan
UFO.
B.ND (nocturnal disc)
Penampakan visual benda terbang yang tak dikenali dalam bentuk sederhana
yang memenuhi langit dimalam hari,biasanya muncul dalam bentuk titik
cahaya dalam jumlah yang banyak di angkasa.
C.DD (daylight disc)
Bentuk visual UFO dapat dilihat dengan jelas bentuk-nya pada waktu siang
hari.
D.Radar Cases
Obyek UFO yang terdeteksi oleh radar,namun belakangan ini,fenomena
penampakan UFO yang terlebih dahulu terdeteksi oleh radar sangat jarang
didapat.
E.Radar Visual Cases
Obyek UFO dapat dikenali oleh radar,baik titik letaknya maupun rekaman
bentuk visualnya,namun laporan seperti sangat jarang terjadi.Menurut
sumber yang ada,tercatat hanya 2 Benda asing yang berhasil
teridentifikasi dengan radar jenis ini
F.Close Encounters of the first kind (CE1, CEI)
UFO terlihat sangat jelas bentuk visualnya karena terbang dalam keadaan
rendah
G.Close Encounters of the second kind (CE2, CEII)
Merupakan suatu jejak yang tertinggal dari penampakan UFO,misalnya suatu
tempat yang disinyalir merupakan pendaratan seuatu UFO karena dilihat
dari bentuk struktur tanah yang membentuk suatu citra yang aneh atau
suatu tempat dimana ditemukan seriphan-serpihan seperti sisa sebuah
benda asing yang hancur.
H.Close Encounters of the third kind (CE3, CEIII)
Berupa laporan dari sesorang yang menceritakan dirinya pernah diculik
oleh segerombolan makluk asing dan membawanya kesebuah dimensi lain di
alam semesta.Laporan model seperti ini telah banyak terjadi,yang
kemudian muncul dengan berita yang mengundang banyak tanya bagi
orang-orang yang membaca kisahnya.Di Indonesia pun kejadian penculikan
yang dilakukan oleh Makluk Asing pernah terjadi
sebelumnya.
Beberapa Gejala Yang Sering Dihubungkan Oleh Penampakan UFO
A.Earthlights
Kadang-kadang juga dikenal sebagai Teori Ketegangan Tektonik.
Menyimpulkan bahwa cahaya kenampakan yang diduga berasal dari sorot
Benda Asing (UFO) disebabkan oleh efek peizo-listrik,yaitu sumber cahaya
akibat gesekan meteorid2 dengan lapisan atmosfer bumi yang menimbulkan
percikkan api.karena percikkan-percikkan tadi menghasilan debu yang
masih menyala dan berterbangan di angkasa,maka sering dikatakan sebagai
penambakan UFO.
B.MIB
Pernah difilm-kan sebelumnya sebagai agen penangkap dan peneliti makluk
luar angkasa.antara dekade 60'an sampai awal 80'an,agen2 seperti ini
sempat ada sebelumnya,dengan setelan jas hitam dengan topi yang berwarna
hitam pula, semakin memantapkan identitas keberadaan individu-individu
tsb sebagai sekelompok orang yang misterius.namun sekarang agen2
misterius tsb mungkin sudah tidak pernah dijumpai lagi.
C.Unusual Ground Markings (UGM)
Jejak-jejak diatas tanah pertanian atau tanah yang berumput,biasanya
membentuk citra berupa cekungan di daerah tsb.baisanya diserai dengan
efek-efek terbakar pada tanaman disekeliling citra cekungan tadi.
Namun sejauh ini,sejumlah Astronot dari Badan Antariksa Amerika Serikat
(NASA),menyatakan bahwa UFO memang benar-benar ada,dan kehidupan di alam
lain mungkin juga merupakan sesuatu yang nyata.Tentunya argumen tsb
merupakan hasil dari penyaksian mereka sendiri pada saat bertugas diluar
angkasa.Banyak Astronot NASA mengisahkan tentang
pengalaman-pengalamannya menjumpai benda-benda asing yang tak dikenal
dalam misi mereka di luar angkasa.Bahkan,ada kisah yang menyatakan
sekelompok benda misterius yang bersinar mengikuti pesawat mereka pada
saat melakukan misi antariksanya.
Oleh Dipta Fal's dari sumber 5gigs.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
